Teologi

Merenungkan Keajaiban Penciptaan Burung

ICC Jakarta – Sering kali kita lihat burung-burung terbang dengan bebasnya diudara, mengembangkan dan mengatupkan sayapnya, begitu indah kita melihatnya namun jarang sekali kita memikirkan bagaimana burung bisa melakukan hal tersebut?

Allah Swt berfirman:

أَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain dari pada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (QS Nahl: 79)

Ayat ini mengingatkan kembali nikmat-nikmat ilahi, salah satunya adalah nikmat burung-burung. Allah berfirman, terbangnya burung-burung di langit merupakan tanda-tanda kekuasaan Tuhan. Allah menciptakan makhluk yang dapat terbang di langit. Terkadang terbang bersama kelompoknya dan kadang-kadang terbang sendirian, begitu juga kadang terbang secara teratur dan kadang tidak. Allah menciptakan burung-burung memiliki sayap yang sesuai dengan berat badan dan kondisinya sudah disesuaikan sedemikian rupa agar dapat terbang dengan mudah.

Sekalipun ayat ini mengatakan bahwa Allah menahan burung-burung di langit, namun maksudnya adalah Allah menetapkan hukum alam yang menyiapkan kondisi sedemikian rupa agar burung-burung dapat bertahan terbang di langit dan tidak jatuh ke bumi. Setidaknya, dari surah an-Nahl ayat 79 tadi, ada dua pelajaran yang dapat diambil:

  1. Berpikir dalam penciptaan alam termasuk burung adalah keinginan Allah dan Dia meminta manusia agar berpikir dalam sistem penciptaan ilahi.
  2. Semua manusia dapat menyaksikan terbangnya burung-burung. Namun hanya mereka yang beriman yang dapat memahami kekuasaan Allah dengan menyaksikan semua itu dan keimanan mereka semakin bertambah.

Dengan memperhatikan sedikit saja penciptaan-penciptaan Allah Swt di dunia melalui pengamatan bagaimana burung-burung itu terbang, maka kita akan memahami betapa pemilik desain ini memeliki keahlian yang sangat luar biasa sempurna. Hal ini adalah salah satu bukti dari milyaran ilmu dan hikmah Allah Swt yang tidak terbatas. Tidak diragukan lagi segala disain tanpa cacat pada tubuh burung adalah karya Sang Maha Pencipta yang menciptakan kesempurnaan dan seni penciptaaan ini. Bila kini manusia mampu membuat pesawat kecil dan besar yang terbang di langit, semua itu berkat burung. Kebanyakan teknik yang dipakai dalam pembuatan alat-alat untuk terbang, baik itu helikopter, pesawat tempur dan lain-lainnya semuanya meniru struktur tubuh burung.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *