Islam Mancanegara

Imam Khamenei: Musuh Takut Peran Aktif Rakyat

ICC Jakarta – Ayatullah Khamenei Ahad (30/4) menjelang hari Buruh dan di pertemuan dengan ribuan buruh serta pengusaha menjelaskan, partisipasi bangsa Iran di pemilu sangat menentukan di isu keamanan nasional dan jika rakyat berduyun-duyun ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), maka Iran akan tetap aman.

Ayatullah Khamenei menjelaskan bahwa Kami tidak pernah mengatakan kepada siapa kalian harus memberi suara atau siapa yang tidak boleh pilih, namun Saya bersikeras bahwa kalian harus datang ke TPS dan memilih kandidat yang kalian tentukan.

“Ketakutan musuh atas kehadiran rakyat di medan, merupakan alasan utama musuh menghindari langkah yang sulit terhadap Iran, karena musuh benar-benar takut akan partisipasi rakyat di medan,” ungkap Rahbar.

Seraya memuji kebersamaan mendalam rakyat dengan pemerintah di fase sulit selama 40 tahun lalu, Rahbar mengatakan, kemajuan, kekuatan, kehormatan dan pengaruh dewasa ini Iran di kawasan berhutang banyak kepada dukungan dan empati rakyat dengan pemerintah.

Rahbar seraya mengkritik mereka yang menganggap kehadiran mereka membuat bayang-bayang perang menjauh dari Iran mengingatkan, ungkapan ini tidak benar dan realitanya adalah selama bertahun-tahun kehadiran bangsa Iran di medan yang membuat bayangan perang dan agresi musuh ke Iran terhapus.

Ayatullah Khamenei merekomendasikan enam kandidat presiden supaya niat mereka tulus dan karena Allah serta demi melayani rakyat khususnya lapisan masyarakat miskin dan lemah. Rahbar juga menyeru para kandidat secara transparan membela lapisan masyarakat miskin.

Rahbar juga mengisyaratkan peran politik dan sosial buruh di berbagai negara dan upaya musuh untuk menjadikan entitas ini berhadapan langsung dengan pemerintah Republik Islam sejak awal kemenangan revolusi, menekankan, meski ada upaya seperti ini, kaum buruh senantiasa berdiri di samping pemerintah dan memberikan dukungannya. Sejatinya kaum buruh dan masyarakat beragama selama tahun-tahun ini telah menampar musuh. (MF)

Source: Pars Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *