Islam Indonesia

Cara Cegah Atasi Terorisme

ICC Jakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muhammad Nuh menyatakan, kelompok ekstrim baik kiri ataupun kanan akan selalu ada dan itu tidak bisa dihilangkan sama sekali. Menurut dia, itu adalah sesuatu yang alami. Namun demikian, ia berpendapat kelompok ekstrim radikalis tersebut bisa diredam dengan memperkuat kelompok-kelompok yang moderat.

“Kalau kelompok moderat menurun, maka kelompok ekstrim akan mengambil alih dan semakin membesar,” katanya di Pesantren Darul Qur’an Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11).
Ia berpendapat, jika kelompok moderat kuat terus maka ekstremisme tidak akan mendapatkan ruang untuk melakukan tindakan-tindakan terorisme.
Untuk memperkuat kelompok moderat, maka ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, memberikan perhatian. Kelompok moderat harus diberikan perhatian khusus agar tidak merasa berjuang sendirian dalam menghadapi kelompok-kelompok ekstrim.
“Kedua, memberikan penguatan. Baik penguatan organisasi ataupun penguatan keumatannya,” jelas penerima penghargaan The Order of The Rising Sun dari Pemerintah Jepang ini.
Ketiga, menariknya untuk migrasi ke masa depan. Kelompok moderat harus diajak untuk menatap masa depan. Kelompok-kelompok ekstremis radikalis sudah mulai mengader generasi alfa atau mereka yang lahir tahun 2009 ke atas yang ada di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu, kelompok moderat juga harus memikirkan dan mempersiapkan strategi-strategi untuk memperkuat diri di masa yang akan datang.
Pada Jumat lalu (24/11), Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed Sinai Mesir diserang kelompok teroris. Dilaporkan peristiwa ini menewaskan sedikitnya 235 orang dan melukai 109 lainnya. (Muchlishon Rochmat/NU Online)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *