Mozaik

Renungan di Hari Ibu

ICC Jakarta – Pada dari-hari ini, beredar  broadcast di media sosial tentang hari ibu. Berbagai ucapan selamat, kedudukan ibu dan renungan terkait jasa ibu mengiasi pos-posan di berbagai layanan aplikasi media sosial. Salah satunya adalah tentang jika posisi seorang ibu mengharuskan ia belajar secara sistematis di bangku sekolah dan perguruan tinggu, butuh berapa tahun seorang ibu harus belajar? Berikut broadcast itu:

1. Ibu harus belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan rumah tangga, tabungan, serta menata pemasukan dan pengeluaran yang seimbang.
2. Ibu harus belajar ilmu Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif, supaya menu hidangan tidak membosankan.
3. Ibu harus belajar ilmu Keguruan. Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar, agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR-nya.
4. Ibu harus belajar Agama, karena ibu-lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.
5. Ibu harus belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.
6. Ibu harus belajar Farmasi, agar dapat memberi pertolongan awal pada keluarga yang sedang sakit dan menyediakan obat-obatan ketika keadaan darurat.
7. Ibu harus belajar Keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak dan suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi, mengganti kompres. Ibu adalah perawat yang handal.
8. Ibu harus belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan, melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, dll.
9. Ibu harus belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi anak-anak di setiap jenjang usia, juga sebagai teman curhat suami yang terbaik, ketika suami sedang mengalami masalah.
10. Ibu juga bisa mencari uang dan bekerja untuk menambah penghasilan keluarga.

Coba kita pikirkan sejenak, seandainya ibu harus kuliah dulu, butuh berapa lama? Bisa jadi lebih dari 9 jurusan di atas tadi.

Begitu luar biasanya seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik dan menemani anak-anak dan suami tercinta.

Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *