Teologi

Keadaan-keadaan di Alam Barzakh

ICC Jakarta – Kita meyakini, di antara alam dunia dan alam akhirat terdapat alam ketiga, yaitu Alam Barzakh, Alam Barzakh adalah alam di mana seluruh ruh manusia, setelah meninggal, singgah di tempat itu sampai Hari Kiamat kelak.

Dalam al-Quran, Allah Swt berfirman:

Dan di hadapan mereka ada dinding (Alam Barzakh) sampai hari mereka dibangkit-kan. (QS. al-Mukminun: 100)

Namun, kita tidak dapat mengetahui secara mendetail tentang alam tersebut, dan tidak mungkin pula mampu memahaminya. Kita hanya dapat mengetahui bahwa arwah orang- orang yang baik dan saleh di alam tersebut akan berada pada kedudukan yang tinggi (seperti orang-orang yang mati syahid) dan beroleh kenikmatan yang banyak.

Sebagaimana, firman Allah Swt dalam al-Quran:

Janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah Swt itu mati: bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. (QS.AliImran: 169)

Begitu pula, arwah orang-orang yang melakukan kezaliman dan thaghut serta orang-orang yang membelanya, akan disiksa di Alam Barzakh. Sekaitan dengan Firaun dan keluarganya, al-Quran berkata:

“kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari jadinya (Dikatakan kepada malaikat) “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras. “ (QS. Al.Mukmin: 46)

Akan tetapi, kelompok ketiga, yaitu orang yang memiliki dosa lebih sedikit, tidak termasuk golongan pertama, juga tidak termasuk golongan kedua. Dia tidak menanggung siksaan. Di Alam Barzakh, dia berada dalam keadaan seperti tidur dan akan dibangkitkan ketika kiamat tiba.

Allah Swt berfirman:

“Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang berdosa, “Mereka tidak berdiam (dalam kubur) melainkan sesaat (saja).” Seperti demikian lah mereka selalu dipalingkan (dari kebenaran). Dan berkatalah orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir), “Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah Swt, sampai hari berbangkit itu, akan tetapi engkau selalu tidak meyakininya.”- (QS. Al-Rum: 55-56)

Dalam sebuah hadis yang berasal dari Rasul saw, disebutkan bahwa beliau bersabda, “Kuburan adalah bagaikan taman di antara taman-taman surgawi, atau bagaikan sebuah saluran di antara saluran-saluran surga.”[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *