Islam Nusantara

Kiai Said: Al-Qur’an Peringatkan tentang Hoaks Sejak 1.500 Tahun Lalu

ICC Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengungkapkan bahwa Kitab Suci Al-Qur’an telah memperingatkan umat Islam tentang hoaks sejak 1.500 tahum silam atau 15 abad yang lalu.
Pasalnya, menurut Kiai Said, Al-Qur’an memberi peringatan agar manusia tak mudah terpengaruh berita bohong, ujaran kebencian, dan adu domba.
“Sejak 15 abad lalu Al-Qur’an sudah memperingatkan jangan terpengaruh hoaks. Di Surat Al-Qalam itu ada, jadi Al-Qur’an ini sedang memberi peringatan di era sekarang,” kata ujar Kiai Said kepada wartawan usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di kantor wakil presiden, Jakarta, Kamis (10/1) kemarin.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini memastikan warga NU akan terus mengawal proses pemilu damai.
“Hal agar masyarakat tak mudah terpengaruh dan terprovokasi hoaks karena segala bentuk hoaks adalah perbuatan dosa besar,” tegasnya.
Dalam pertemuan dengan Wapres JK tersebut, Kiai Said juga mengonfirmasi bahwa pihaknya mengundang Wapres untuk menghadiri Munas dan Konbes NU 2019 di hari penutupan. Sedangkan Presiden Jokowi direncanakan hadir pada hari pertama untuk membuka kegiatan Munas.

Munas dan Konbes NU ke-2 tahun 2019 ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Kegiatan tersebut akan dihelat mulai 27 Februari 2019 sampai 1 Maret 2019.
Berbagai isu strategis akan dibahas dalam kegiatan yang bakal dihadiri oleh sekitar 10.000 warga NU ini. Di antara isu tersebut ialah soal kedaulatan rakyat secara umum, hukum sampah plastik, industri 4.0, ekonomi kerakyatan, dan RUU Pesantren.
Dalam pertemuan tersebut, Kiai Said didampingi Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Ketua PBNU H Robikin Emhas, dan Ketua Panitia Munas dan Konbes NU H Eman Suryaman. Adapun tema besar kegiatan ini ialah Memperkuat Khidmah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat.

Sumber: NU Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *