Islam Indonesia

Buka Diklat, Menag Minta Guru Ajarkan Esensi Agama

ICC Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta guru untuk mengajarkan esensi agama. Permintaan ini disampaikan Menag saat membuka Diklat Teknis Substantif Enam Angkatan, di Balai Diklat Keagamaan Makassar, Sulawesi Selatan. 

Di hadapan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SMA/SMK serta Kepala Madrasah peserta diklat, Menag berpesan untuk menyebarkan moderasi beragama. 

“Mari setiap kita untuk mengembalikan agama pada substansi atau esensi dalam ajaran sebelumnya. Hakekatnya, agama berorientasi kepada sosial, agama untuk menjaga harkat, derajat, dan martabat manusia,” tuturnya, Sabtu (02/03).

Menurut Menag, sekarang ini,kita berada di era dimana agama sering kali disalahgunakan, baik pemahamannya dan terlebih pengamalannya.

“Mari guru-guru khususnya guru PAI, kepala-kepala madrasah, kita mengemban misi bagaimana esensi agama itu ditebarkan kepada peserta didik kita. Ini dalam rangka agar kehidupan dan peradaban kita semakin baik,” lanjutnya. 

Sementara terkait dengan pelaksanaan Diklat Substantif  Menahan berharap seluruh peserta agar dapat menyertakan jiwa raganya dalam Diklat yang akan dilaksanakan. “Optimalkan dan maksimalkan setiap rangkaian diklat dengan tekad kuat untuk bisa memberi yang terbaik dalam melayani umat beragama,” pesan Menag.

Sebelumnya, Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar memaparkan bahwa tujuan diklat ini antara lain untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan peserta dalam konteks substansi tugas masing-masing peserta. 

Misalnya, Diklat pengendalian kontrak bagi PPK di Madrasah angkatan I, bertujuan untuk membekali para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) madrasah agar mampu mengendalikan kontrak anggaran pengadaan barang dan jasa sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Keenam Diklat Substantif yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan  Makassar adalah Diklat bagi Guru PAI SMA/SMK angkatan I dan II, Diklat bagi Kepala Madrasah angkatan I dan II, diklat teknis pengembangan diri dan peningkatan integritas angkatan I, dan pelatihan pengendalian kontrak bagi PPK di Madrasah angkatan I.

Jumlah peserta Diklat yang hadir 180 orang, dengan rincian 60 peserta Kepala Madrasah dan 60 peserta Guru Pendidikan Agama Islam SMA/SMK,  30 orang peserta diklat pengendalian kontrak bagi PPK Madrasah angkatan I, dan 30 orang peserta diklat Pengembangan Diri dan Peningkatan Integritas angkatan I. 

“Para peserta didik merupakan peserta yang telah mendapat penugasan dari instansinya dan telah memenuhi persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Juhrah. 

Diklat Substantif akan berlangsung selama enam hari, terhitung sejak hari ini. Pembukaan Diklat ditandai dengan pemukulan gendang oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin. (Kemenag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *