Fikih

Fikih Puasa: Definisi, Syarat Sah dan Niat Puasa

ICC Jakarta – Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dengan niat mendekatkan diri kepada Allah Swt. dengan menjalankan perintah-Nya dari terbit fajar (subuh) sampai terbenam matahari (Maghrib).

Syarat Sah dan Wajib Puasa

  1. Beragama Islam
  2. Berakal sehat.
  3. Tidak dalam keadaan sakit, haidh, nifas dan musafir yang memenuhi syarat Qashar dan dilakukan sebelum zhuhur.
    Bila ingin melakukan safar dalam keadaan puasa lakukan setelah zhuhur agar tetap berpuasa. Kecuali perginya pagi dan pulangnya sebelum zhuhur
  4. Mencapai usia baligh 5. Sudah ditetapkan tanggal 1 Ramadhan
  5. Niat

Niat Puasa
Syaratnya puasa adalah niat. Yakni bermaksud melakukan ibadah yang telah ditetapkan dalam syariat dan berniat untuk menahan dari segala yang membatalkan puasa dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt dari terbit fajar (adzan subuh) hingga terbenam matahari (azan Maghrib).
Boleh niatnya di awal puasa untuk sebulan puasa atau setiap malamnya untuk puasa keesokan harinya.
Batas waktunya niat puasa wajib Romadhon atau puasa nazar yang ditentukan waktunya yaitu sebelum adzan subuh. Untuk Puasa yang tidak ditetapkan seperti puasa qodho romadhon, puasa kaffarah, puasa nazar yang tidak ditentukan pelaksanaannya batas waktu niatnya hingga azan zhuhur. Sedangkan puasa sunnah, batas waktu niatnya hingga menjelang azan Magrib.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *