Info ICC Teologi

Pembelaan Terhadap Palestina Tidak Berhubungan Dengan Agama dan Mazhab Tertentu

ICC Jakarta – Wakil Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam di Suriah mengatakan: “Pembelaan terhadap Palestina di depan rezim Zionis adalah tugas manusia yang tidak berhubungan dengan agama dan mazhab tertentu.”

  Menurut laporan Kantor Berita Hauzah Bagian Hubungan Luar Negeri, Wakil Rahbar di Suriah mengatakan bahwa pembelaan Palestina di depan rezim Zionis adalah tugas manusia yang tidak ada hubungannya dengan agama dan mazhab tertentu.

Hujatul Islam wal Muslimin Thabatabai’ dalam percakapan dengan wartawan media, sambil memberikan ucapan belasungkawa atas syahidnya Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as menekankan bahwa: “Kecintaan kepada Imam Ali as akan membuat seseorang semakin tangguh keimanannya kepada Allah Swt dan mempersembahkan jiwanya di jalan yang suci ini.”

Mengutip wasiat Imam Ali as, ia menambahkan, “Wasiat Imam Ali as begitu abadi, khususnya tentang perkataan penting yang beliau sampaikan, larangan mengikuti para musuh yang dzalim dan arogan serta pembelaan terhadap kaum tertindas. Pembelaan terhadap kaum tertindas wajib hukumnya.

Wakil Rahbar di Suriah melanjutkan: “Rezim Zionis, di zaman kita, adalah contoh riil pelaku kezaliman saat ini dengan Amerika sebagai pendukung utama rezim kriminal. Jika kita ingin mengamalkan wasiat Imam Ali as, maka kita harus mendukung rakyat Palestina dan melakukan perlawanan terhadap rezim ilegal Zionis.”

Hujatul Islam wal Muslimin Thabatabai’ menunjukkan betapa banyak kejahatan yang telah dilancarkan rezim Zionis terhadap rakyat tertindas Palestina. “Kita berada di jum’at pekan terakhir bulan Suci Ramadhan dan dalam bayang-bayang wabah Corona, tentu saja, dengan metode inovatif  dan cara yang elegan, kita harus menghidupkan dan mensyiarkan kembali Hari Quds Internasional sebagai Hari Pembebasan Palestina ini.”

Thabathabai menekankan: “Saya mengajak semua kita untuk menghidupkan kembali Peringatan Hari Quds Internasional, menyerukan kepada semua kalangan dan eleman masyarakat dari rumah ke rumah, kaum Muslimin, para pembela kebebasan dan hak azasi manusia dari berbagai pusat pergerakan dimanapun berada untuk bersama memberikan dukungan terhadap rakyat Palestina yang tertindas.”

Di akhir pesannya, ia menyatakan syiar ramadhan: “Setiap rumah adalah Masjid dan Madrasah” dan slogan kita untuk Hari Quds Internasional adalah “Setiap Rumah adalah Benteng Pertahanan untuk kebebasan Quds dan Palestina,” tegasnya.

source: jakarta.icro.ir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *