ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
ICC Jakarta
No Result
View All Result

Khutbah Jumat ICC Jakarta: Syaikh Mohammad Sharifani Tekankan Kedudukan Istighfar dan Nikmat Kehadiran Rasulullah SAW

by admin
August 29, 2025
in Berita
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

Pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, Direktur ICC Jakarta, Syaikh Mohammad Sharifani, menyampaikan khutbah Jumat yang diterjemahkan oleh Ustaz Hafidh Alkaf di aula ICC Jakarta. Dalam khutbahnya, beliau melanjutkan rangkaian pembahasan tentang rahasia keberhasilan Rasulullah SAW dalam menjalankan misi dakwahnya.

Khutbah Pertama

Syaikh Mohammad Sharifani menjelaskan bahwa pada khutbah-khutbah sebelumnya telah diuraikan lima metode yang dijalankan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah sebagaimana tercantum dalam Surah Ali Imran ayat 159: fa bimâ raḥmatim minallâhi linta lahum, walau kunta faẓẓan ghalîḍhal-qalbi lanfaḍḍû min ḥaulika fa‘fu ‘anhum. Artinya: “Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka.”

Dari ayat ini, Syaikh Mohammad Sharifani menegaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki rahmat dari Allah SWT sebagai porosnya, bersikap lemah lembut, memiliki daya tarik yang kuat, serta dikenal sebagai pribadi pemaaf. Hari ini beliau melanjutkan pada metode yang keenam, yaitu wastaghfir lahum atau memohonkan ampun bagi umat. Rasulullah SAW, sebagaimana sabdanya, adalah utusan Allah yang membawa rahmat sekaligus Rasul taubat, yang membersihkan manusia dari dosa dan keburukan. Dengan bimbingan beliau, lahirlah pribadi-pribadi besar seperti Salman Al-Farisi dan Abu Dzar Al-Ghifari.

Untuk memperdalam makna sabda “Aku adalah Rasul taubat”, Syaikh Mohammad Sharifani mengutip riwayat dari Imam Muhammad Al-Baqir as, yang membagi manusia menjadi dua golongan: ada manusia yang seperti hujan yang di mana saja turun membawa kesejukan dan kehidupan, dan ada manusia yang seperti belalang yang ke mana pun hadir hanya membawa kerusakan. Dalam realitas hari ini, masih tampak manusia yang memilih kerusakan, seperti Netanyahu, yang hanya menghadirkan keburukan. Namun di sisi lain, Rasulullah SAW bersama Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as hadir dalam masyarakat jahiliah dan mengubahnya menjadi masyarakat yang baik.

Allah SWT menegaskan fungsi Rasulullah SAW sebagai pembersih umat dalam Surah At-Taubah ayat 103: khudz min amwâlihim shadaqatan tuṭahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ wa shalli ‘alaihim, yang berarti: “Ambillah zakat dari harta mereka guna menyucikan dan membersihkan mereka.” Imam Ali as juga menegaskan kedudukan Rasulullah SAW dan istighfar sebagai dua benteng penghalang azab Allah SWT. Selama Rasulullah SAW berada di tengah manusia, azab tidak akan turun, dan selama manusia beristighfar, mereka akan dijauhkan dari azab. Hal ini ditegaskan dalam Surah Al-Anfal ayat 33: wa mâ kânallâhu liyu‘adzdzibahum wa anta fîhim, wa mâ kânallâhu mu‘adzdzibahum wa hum yastaghfirûn, artinya: “Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka selama engkau (Nabi Muhammad) berada di antara mereka, dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka selama mereka memohon ampunan.”

Syaikh Mohammad Sharifani kemudian menguraikan betapa agungnya kedudukan istighfar dalam Al-Qur’an. Istighfar merupakan dzikir tertinggi karena memiliki waktu-waktu khusus yang sangat dianjurkan. Dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 18 disebutkan: wa bil-as-ḥâri hum yastaghfirûn — “Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah.” Sementara dalam Surah Al-Baqarah ayat 199 Allah berfirman: tsumma afîḍû min ḥaitsu afâḍan-nâsu wastaghfirullâh innallâha ghafûrur-raḥîm — “Kemudian bertolaklah kamu dari tempat orang-orang bertolak (Arafah), dan mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Syaikh Mohammad Sharifani juga menekankan bahwa bulan Rajab adalah bulan istighfar, dan hari Jumat selepas Ashar merupakan waktu istighfar yang utama. Beliau menyampaikan riwayat dari Luqman Al-Hakim yang menasihati anaknya agar tidak kalah cerdas dari ayam. Ayam bangun sebelum subuh untuk beristighfar, maka jangan sampai manusia lalai dan tertidur pada waktu sahar.

Menurut beliau, istighfar juga menjadi kunci solusi persoalan hidup yang sulit dipecahkan. Kesulitan hidup kadang merupakan akibat dosa-dosa manusia. Karena itu Allah berfirman dalam Surah Hud ayat 90: wastaghfirû rabbakum tsumma tûbû ilaihi — “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya.” Ayat lain menegaskan: wa anistaghfirû rabbakum tsumma tûbû ilaihi yumatti‘kum matâ‘an ḥasanâ (Hud: 3), yang artinya: “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepadamu.”

Di ayat lain Allah SWT berfirman: yursilis-samâ’a ‘alaikum midrârâ — “(Jika kamu memohon ampun,) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu.” (Hud: 52). Bahkan, permohonan ampunan tidak hanya menghadirkan ampunan, tetapi juga membawa kekuatan baru, sebagaimana firman Allah dalam Surah Hud ayat 52: yâ qaum istaghfirû rabbakum tsumma tûbû ilaihi yursilis-samâ’a ‘alaikum midrârâ wa yazidkum quwwatan ilâ quwwatikum wa lâ tatawallau mujrimîn — “Wahai kaumku, mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya! Niscaya Dia akan menurunkan hujan deras kepadamu, menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling sebagai orang-orang berdosa.”

Khutbah Kedua

Pada bagian kedua khutbahnya, Syaikh Mohammad Sharifani kembali menekankan pentingnya menghadiri salat Jumat karena dampak spiritualnya sangat besar. Beliau mengingatkan bahwa istighfar adalah dzikir tertinggi yang mampu mengurai kebuntuan dan memberikan jalan keluar dari penderitaan kaum Muslimin. Dengan istighfar, umat Islam berharap agar Allah SWT mengakhiri penderitaan yang menimpa kaum Muslimin, khususnya di Gaza, serta menghukum orang-orang yang zalim.

Beliau kemudian mengingatkan bahwa saat ini umat Islam berada di bulan Rabiul Awal dan sebentar lagi akan menyongsong Maulid Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW adalah nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada umat manusia. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nahl ayat 18: wa in ta‘uddû ni‘matallâhi lâ tuḥṣûhâ — “Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” Namun di antara sekian banyak nikmat, hanya satu nikmat yang Allah SWT sebutkan secara khusus, yakni pengutusan Rasulullah SAW. Sebagaimana dalam Surah Ali Imran ayat 164: laqad mannallâhu ‘alal-mu’minîna idz ba‘atsa fîhim rasûlam min anfusihim yatlû ‘alaihim âyâtihî wa yuzakkîhim wa yu‘allimuhumul-kitâba wal-ḥikmah, wa in kânû min qablu lafî ḍalâlim mubîn — “Sungguh, Allah benar-benar telah memberi karunia kepada orang-orang mukmin ketika Dia mengutus di tengah-tengah mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan hikmah. Sesungguhnya mereka sebelum itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata.”

Oleh karena itu, Syaikh Mohammad Sharifani menegaskan kewajiban umat Islam untuk menghormati Rasulullah SAW. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan diadakan di ICC Jakarta sebanyak dua hingga tiga kali dalam momen perayaan mendatang. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk hadir bersama keluarga, baik di ICC maupun di tempat lain, sebagai bentuk penghormatan atas anugerah terbesar Allah SWT, yakni kelahiran Rasulullah SAW. Menurut beliau, bangsa Indonesia secara khusus memiliki perhatian yang besar terhadap Maulid Nabi, dan momen ini harus dijadikan sarana untuk meneguhkan cinta, penghormatan, dan rasa syukur kepada Allah SWT atas diutusnya Nabi Muhammad SAW.

admin

admin

Related Posts

Kelas Tafsir Tartibi ICC Jakarta: Syaikh Mohammad Sharifani Mengungkap Sifat Munafik dan Panggilan Ibadah dalam Surah Al-Baqarah Ayat 17–22
Berita

Kelas Tafsir Tartibi ICC Jakarta: Syaikh Mohammad Sharifani Mengungkap Sifat Munafik dan Panggilan Ibadah dalam Surah Al-Baqarah Ayat 17–22

August 29, 2025

Kelas Tafsir Al-Qur’an Tartibi ICC Jakarta kembali diselenggarakan pada Jumat, 29 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB di Aula ICC Jakarta....

Kajian Tafsir Maudhu’i ICC Jakarta: Syaikh Mohammad Sharifani Menjelaskan Keikhlasan dalam Pandangan Al-Qur’an
Berita

Kajian Tafsir Maudhu’i ICC Jakarta: Syaikh Mohammad Sharifani Menjelaskan Keikhlasan dalam Pandangan Al-Qur’an

August 28, 2025

Kelas Tafsir Al-Qur’an Maudhu’i ICC Jakarta kembali diselenggarakan pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, bertepatan dengan malam Jumat, bertempat di...

Madrasah Akhlak Luqman al-Hakim: Kajian Surah Luqman 12–19 di Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab Al-Kubro
Berita

Madrasah Akhlak Luqman al-Hakim: Kajian Surah Luqman 12–19 di Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab Al-Kubro

August 27, 2025

Majelis Taklim Akhwat ICC – Zainab Al-Kubro kembali digelar pada Rabu, 27 Agustus 2025, pukul 10.00 WIB di Aula ICC...

ICC Jakarta dan ITB Ahmad Dahlan Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Keilmuan
Berita

ICC Jakarta dan ITB Ahmad Dahlan Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Keilmuan

August 26, 2025

Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta melakukan kunjungan ke Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta. Kunjungan ini dipimpin oleh...

Kelas Tafsir Tartibi ICC: Syeikh Mohammad Sharifani Kupas Tuntas Karakter Orang Munafik
Berita

Kelas Tafsir Tartibi ICC: Syeikh Mohammad Sharifani Kupas Tuntas Karakter Orang Munafik

August 25, 2025

ICC Jakarta menyelenggarakan Kelas Tafsir Qur’an Tartîbî pada Jumat, 22 Agustus 2025 di Aula ICC Jakarta bersama Syaikh Mohammad Sharifani...

Majelis Ziarah Jami‘ah al-Kabirah di MI Az-Zahra: Direktur ICC Bahas Kedalaman Konsep Nuha dan Hijja
Berita

Majelis Ziarah Jami‘ah al-Kabirah di MI Az-Zahra: Direktur ICC Bahas Kedalaman Konsep Nuha dan Hijja

August 25, 2025

Sabtu, 22 Agustus 2025, Majelis Doa Ziarah Jami‘ah al-Kabirah diselenggarakan di MI Az-Zahra, Cipete, dengan dihadiri jamaah dari berbagai kalangan....

Next Post
HAK-HAK MASYARAKAT DALAM HADIS NABI SAW

HAK-HAK KELUARGA

KEYAKINAN KAMI (IMAMIYAH) TERHADAP KETAATAN KEPADA PARA IMAM AS

KEYAKINAN KAMI (IMAMIYAH) TERHADAP KETAATAN KEPADA PARA IMAM AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist