Mozaik

Inilah Mengapa Tulisan Arab Ditulis Dari Kanan Ke Kiri

ICC Jakarta – Huruf Arab bisa dikatakan sebagai aksara istimewa karena digunakan dalam penulisan mushaf Al-Qur’an. Tak seperti huruf latin, huruf-huruf Arab ditulis dari kanan ke kiri bukan dari kiri ke kanan.

Mengapa demikian? Apakah ada alasan khusus di baliknya?

Berdasarkan buku The Fundamentals of Typography, arah membaca sebuah tulisan berkaitan dengan sejarah. Maka, tulisan Arab juga tidak bisa dilepaskan dari sejarahnya.

Pada zaman dahulu kala, bangsa Arab memiliki kebiasaan membuat tulisan dengan cara memahat. Ketika memahat, tangan kanan akan memegang palu, sementara tangan kiri akan memegang pahatan.

Proses memahat dilakukan dari arah kanan ke kiri. Dengan demikian tulisan yang sedang dipahat itu akan lebih mudah dilihat.

Berbeda halnya dengan sejarah huruf Mandarin. Orang Tiongkok pada zaman dahulu terbiasa menulis kaligrafi dengan menggunakan kuas dan tinta. Dengan menggunakan kuas dan tinta maka akan lebih mudah jika dilakukan dari atas ke bawah.

Itulah mengapa tulisan huruf Arab ditulis dari kanan ke kiri. (EH / Islam Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *