ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
ICC Jakarta
No Result
View All Result

Kesabaran Sebagai Jalan Hidup Imam Musa Al-Kadzim as

by admin
June 27, 2024
in Kebudayan
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

Imam Musa Al-Kazim AS adalah imam ketujuh dalam silsilah Ahlul Bayt, putra dari Imam Ja’far al-Sadiq AS. Beliau dilahirkan pada 20 Dzulhijjah 128H, sebuah desa kecil Bernama Abwa antara Mekkah dan Madinah. Kehidupan Imam Musa Al-Kazim AS penuh dengan hikmah, ilmu, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan dan penindasan.

Imam Musa Al-Kazim AS dikenal karena ketakwaannya yang luar biasa, kesabarannya yang tak tergoyahkan, dan ilmunya yang mendalam. Beliau dijuluki “Al-Kazim” yang berarti “yang menahan amarah” karena kesabarannya dalam menghadapi tekanan dan penindasan dari penguasa Abbasiyah. Imam Al-Kazim AS menghabiskan banyak waktu dalam penjara akibat fitnah dan ketidakadilan penguasa saat itu, namun beliau tetap teguh dalam menyebarkan ajaran Islam yang murni.

Beberapa Hadis Imam Musa Al-Kazim AS
Berikut adalah lima hadis dari Imam Musa Al-Kazim AS yang menggambarkan hikmah dan kebijaksanaan beliau:

“مَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ أَصْلَحَ اللَّهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ”

(Barang siapa yang memperbaiki hubungannya dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan manusia).

“خَصْلَتَانِ لَيْسَ فَوْقَهُمَا شَيْءٌ: الإِيمَانُ بِاللَّهِ وَنَفْعُ الإِخْوَانِ”

(Dua sifat yang tidak ada yang melebihinya: iman kepada Allah dan memberikan manfaat kepada saudara-saudara).

“مَنْ كَفَّ غَضَبَهُ عَنْ النَّاسِ كَفَّ اللَّهُ عَنْهُ غَضَبَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ”

(Barang siapa yang menahan amarahnya dari manusia, maka Allah akan menahan amarah-Nya darinya pada hari kiamat).

“الْعَقْلُ حِبَاءٌ مِنَ اللَّهِ، وَالأَدَبُ كَدٌ وَمَعَانَاةٌ”

(Akal adalah karunia dari Allah, dan adab adalah usaha dan latihan).

“مَا أَحْسَنَ حُسْنَ الْخُلُقِ إِذَا تَزَيَّنَ بِهِ الْعَالِمُونَ”

(Betapa indahnya akhlak yang baik ketika dihiasi oleh orang-orang yang berilmu).

Hakikatnya, kehidupan Imam Musa Al-kadzim merupakan cerminan ayat-ayat Al-Quran. Berikut adalah tiga ayat Al-Quran yang relevan dengan ajaran dan kehidupan Imam Musa Al-Kazim AS:
QS. Al-Baqarah: 153

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ”

(Hai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar).
QS. Al-Imran: 200

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ”

(Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung).
QS. Az-Zumar: 10

“إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ”

(Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas).

Imam Musa Al-Kazim AS meninggalkan warisan yang sangat berharga dalam bentuk ilmu pengetahuan dan keteladanan moral. Banyak dari murid-muridnya yang kemudian menjadi ulama besar, seperti Ali ibn Yaqtin, Hisham ibn Hakam, dan Yunus ibn Abdurrahman. Beliau juga dikenal karena kontribusinya dalam ilmu tafsir, hadis, dan teologi.

Meskipun hidup dalam tekanan dan penindasan, Imam Musa Al-Kazim AS tetap berusaha menyebarkan ajaran-ajaran Islam yang murni. Beliau mengajarkan pentingnya kesabaran, keadilan, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kisah hidup beliau adalah contoh nyata dari keberanian dan keteguhan dalam menghadapi ketidakadilan.

Kelahiran Imam Musa Al-Kazim AS adalah salah satu momen penting dalam sejarah Islam. Kehidupan beliau penuh dengan hikmah, ilmu, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan. Melalui ajaran dan teladan beliau, kita diajarkan untuk selalu bersabar, bertakwa, dan berusaha memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan sesama manusia. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kehidupan Imam Musa Al-Kazim AS dan menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Referensi
Al-Qur’an
QS. Al-Baqarah: 153
QS. Al-Imran: 200
QS. Az-Zumar: 10
Buku dan Karya Tulis
Al-Kulayni, Muhammad ibn Ya’qub. Al-Kafi. Translated and annotated by Muhammad Sarwar. Islamic Seminary Publications.
Al-Majlisi, Muhammad Baqir. Bihar al-Anwar. Volume 48. Translated by multiple scholars.
Sheikh al-Mufid. Kitab al-Irshad. Translated by I.K.A. Howard. Tahrike Tarsile Qur’an.
Hadis
Al-Kulayni, Muhammad ibn Ya’qub. Al-Kafi.
Volume 2, Hadith No. 319: “مَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ أَصْلَحَ اللَّهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ”
Volume 2, Hadith No. 320: “خَصْلَتَانِ لَيْسَ فَوْقَهُمَا شَيْءٌ: الإِيمَانُ بِاللَّهِ وَنَفْعُ الإِخْوَانِ”
Volume 2, Hadith No. 321: “مَنْ كَفَّ غَضَبَهُ عَنْ النَّاسِ كَفَّ اللَّهُ عَنْهُ غَضَبَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ”
Volume 2, Hadith No. 322: “الْعَقْلُ حِبَاءٌ مِنَ اللَّهِ، وَالأَدَبُ كَدٌ وَمَعَانَاةٌ”
Volume 2, Hadith No. 323: “مَا أَحْسَنَ حُسْنَ الْخُلُقِ إِذَا تَزَيَّنَ بِهِ الْعَالِمُونَ”

 

admin

admin

Related Posts

Kiai Saleh Darat: Ulama Visioner, Guru Para Kiai, dan Inspirasi RA Kartini
Islam Nusantara

Kiai Saleh Darat: Ulama Visioner, Guru Para Kiai, dan Inspirasi RA Kartini

August 28, 2025

Pendahuluan Sejarah Islam di Jawa tidak bisa dilepaskan dari peran para ulama yang tidak hanya berdakwah, tetapi juga membangun basis...

Karawitan Jawa: Nada-Nada Abadi Penjaga Jiwa dan Budaya
Kebudayan

Karawitan Jawa: Nada-Nada Abadi Penjaga Jiwa dan Budaya

August 26, 2025

  Di tengah derasnya arus musik digital dan tren global, karawitan Jawa hadir sebagai suara yang lembut, menenangkan, dan penuh...

Epistemologi Rasa: Membandingkan Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram dan KPPH Mustopa dalam Tradisi Jawa dan Sunda
Islam Nusantara

Epistemologi Rasa: Membandingkan Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram dan KPPH Mustopa dalam Tradisi Jawa dan Sunda

August 25, 2025

Pendahuluan Indonesia memiliki kekayaan intelektual dan budaya yang lahir dari para pujangga, ulama, dan budayawan yang tidak hanya berkarya dalam...

Bagaimana Kebudayaan Berkembang? Perspektif Filsafat Muhammad Taqi Ja‘fari
Kebudayan

Bagaimana Kebudayaan Berkembang? Perspektif Filsafat Muhammad Taqi Ja‘fari

August 22, 2025

Pendahuluan Kata kebudayaan mungkin terdengar akrab di telinga kita, apalagi di era globalisasi dan media sosial yang begitu cepat membentuk...

Tirakat dalam Budaya Jawa: Pendekatan Filsafat Perennial
Islam Nusantara

Tirakat dalam Budaya Jawa: Pendekatan Filsafat Perennial

August 20, 2025

Pendahuluan Budaya Jawa dikenal kaya dengan simbol, laku spiritual, dan filosofi hidup yang sarat makna. Salah satu aspek penting dari...

Filsafat Stoa dan Relevansinya dengan Pandangan Ronggowarsito III
Islam Nusantara

Filsafat Stoa dan Relevansinya dengan Pandangan Ronggowarsito III

August 19, 2025

Filsafat Stoa dan Relevansinya dengan Pandangan Ronggowarsito III Pendahuluan Filsafat adalah refleksi mendalam tentang kehidupan, kebahagiaan, dan makna eksistensi. Sejak...

Next Post
Hakikat Peristiwa Mubahalah dan Kebenaran Islam

Hakikat Peristiwa Mubahalah dan Kebenaran Islam

Pentingnya Peringatan Kesyahidan Imam Husain (as) dan Keutamaan Bulan Muharram

Pentingnya Peringatan Kesyahidan Imam Husain (as) dan Keutamaan Bulan Muharram

Keistimewaan-keistimewaan Imam Husain

Keistimewaan-keistimewaan Imam Husain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist